STRATEGI
PENETAPAN HARGAApakah harga itu..????
harga adalah nilai pertukaran atas manfaat produk baik bagi konsumen atau produsen yang secara umumnya di nyatakan dalam suatu moneter.
harga terbentuk atas kompetensi produk untuk memenuhi sebuah tuujuan konsumen dan produsen.jika produsen memandang harga sebagai nilai guna manfaat untuk sebuah ke untungan,dan sedangkan konsumen beranggapan harga sebagai nilai barang yang manfaatnya untuk sebuah kepuasaan yang di inginkannnya
dalam arti pasar persaingan sempurna harga itu sendiri bisa diartikan kesepakatan antara konsumen dan produsen.namun di lihat dari kenyataan atau cermin kehidupan kondisi seperti ini jarang sangat terjadi.di karenakan antara 2 pihak ingin menguasai pembentukan suatu harga.
factor factor yang mempengaruhi tingkat harga
1.faktor internal,factor ini pun di bagi menjadi 3
a. tujuan pemasaran(biaya,pengusaan pasar dan usaha yang ditekuni)
b. strategi marketing mix (aspek harga dan non harga)
c. organisasi.
2.faktor eksternal,meliputi
a. permintaan dan persaingan pasar
b. harga pesaing dan reaksi pesaing terhadap perubahan harga.
c. lingkungan mikro
kedua factor tersebut mempengaruhi harga dalam mencapai sebuah keuntungan yang di inginkan.
Ketika
suatu produk yang akan terjun ke pasar,tentunya sebuah produsen sudah
menetapkan harga yang sudah menjadi bahan perhitungan sebelumnya.namun produsen
pun harus memnuhi syarat yang sesuai krteria pasal pasal yang sudah ditetapkan.
cara mengambil sebuah keputusan suatu harga bisa di lihat dari prospek berikut
a. menentukan suatu tujuan
b. menghitung dengan perkiraan suatu permintaan produk dan perilakunya.
c. perkiraan biayamelakukan kegiatan analisis pesaing
d. strategi harga
e. dan yang terakhir menyesuaikan harga akhir.
penentuan harga dasar dan labadapat melaui sebagai berikut
1. Melaui keuntungan
pada prospek ini besarnya ke untungan dapat merupakan presentase dari biaya cos plus,harga perolehan atau mark up,atau harga jual.
2. Berdasarkan investasi
selain dengan ke untungan yang di perhitungkan,investasi pun masuk terhadap suatu penetapan harga.
3.cost plus pricing
dengan melihat dari harga jual dan keuntungan yang akan di peroleh.
4mark up pricing
dengan melihat harga jual suatu barang dan harga perolehan suatu barang.
5.break even analysis
tahap ini dengan memperhitungkan kuatitas barang di mana penerimaan dan pengeluaran menjadi biaya tetap dan variable.
6.maximum profit
dengan mencarikeuntungan semaksimal munkin sehingga pendapatan MR dan MC akan di capai.
penetapan harga dasar yang tak pasti
dengan menetapkan kebijakan harga yang selalu berbeda beda sehonnga dapat menekankan produk produk tertentu.harga suatu produk bisa di dapat karena pertimbangan berat atau ringannya suatu produk.adapun yang di kenal dengan FOB PRICING yang bermaksud menentukan harga dengan jaraj tempu atau dari sisi geografis daya transportasi maupun biaya keluar masuk pelabuhan ,dan lain lain hingga titik sampai tujuan suatu barang yang di hitung.pada tahap penetapan harga yang tak pasti banyak istilah istilahnya contoh flexible price,skiming pricing,penetration pricing dan masih banyak lainya.
kesimpulan
harga bersifat tidak tetap,atau bisa berubah sewaktu waktu.harga sendiri tejadi karena kesepakatan antara 2 belah pihak yang satu ingin mencari keuntungan dan yang satu mencari manfaat atas harga produk yang di peroleh meskipun pada kenyataanya tidak terlalu terlihat.setiap produk yang memiliki nilai jual pasti ada harga baik kecil maupun besar.sehingga dengan adanya harga seseorang mampu memperkirakan kwalitas suatu barang dan daya beli konsumen.
sumber http://id.wikipedia.org/wiki/strategipenetapan harga
cara mengambil sebuah keputusan suatu harga bisa di lihat dari prospek berikut
a. menentukan suatu tujuan
b. menghitung dengan perkiraan suatu permintaan produk dan perilakunya.
c. perkiraan biayamelakukan kegiatan analisis pesaing
d. strategi harga
e. dan yang terakhir menyesuaikan harga akhir.
penentuan harga dasar dan labadapat melaui sebagai berikut
1. Melaui keuntungan
pada prospek ini besarnya ke untungan dapat merupakan presentase dari biaya cos plus,harga perolehan atau mark up,atau harga jual.
2. Berdasarkan investasi
selain dengan ke untungan yang di perhitungkan,investasi pun masuk terhadap suatu penetapan harga.
3.cost plus pricing
dengan melihat dari harga jual dan keuntungan yang akan di peroleh.
4mark up pricing
dengan melihat harga jual suatu barang dan harga perolehan suatu barang.
5.break even analysis
tahap ini dengan memperhitungkan kuatitas barang di mana penerimaan dan pengeluaran menjadi biaya tetap dan variable.
6.maximum profit
dengan mencarikeuntungan semaksimal munkin sehingga pendapatan MR dan MC akan di capai.
penetapan harga dasar yang tak pasti
dengan menetapkan kebijakan harga yang selalu berbeda beda sehonnga dapat menekankan produk produk tertentu.harga suatu produk bisa di dapat karena pertimbangan berat atau ringannya suatu produk.adapun yang di kenal dengan FOB PRICING yang bermaksud menentukan harga dengan jaraj tempu atau dari sisi geografis daya transportasi maupun biaya keluar masuk pelabuhan ,dan lain lain hingga titik sampai tujuan suatu barang yang di hitung.pada tahap penetapan harga yang tak pasti banyak istilah istilahnya contoh flexible price,skiming pricing,penetration pricing dan masih banyak lainya.
kesimpulan
harga bersifat tidak tetap,atau bisa berubah sewaktu waktu.harga sendiri tejadi karena kesepakatan antara 2 belah pihak yang satu ingin mencari keuntungan dan yang satu mencari manfaat atas harga produk yang di peroleh meskipun pada kenyataanya tidak terlalu terlihat.setiap produk yang memiliki nilai jual pasti ada harga baik kecil maupun besar.sehingga dengan adanya harga seseorang mampu memperkirakan kwalitas suatu barang dan daya beli konsumen.
sumber http://id.wikipedia.org/wiki/strategipenetapan harga
Tidak ada komentar:
Posting Komentar